Selamat Datang Di Portal Resmi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar

Kemah Pemuda Jadi Agenda Tahunan Aceh Besar

Kategori : Umum Selasa, 29 Oktober 2019 - Oleh mc

 

Aceh Besar, Media Center - Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali menyerahkan hadiah kepada peserta kemah pemuda Aceh Besar pada puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda dihalaman kantor Bupati di Kota Jantho, 28 Oktober 2019.

400-san pemuda Aceh Besar mengikuti kemah pemuda dengan Kegiatan menarik dan menantang diantaranya Arung jeram, Ravling, Jelajahan Bukit Jalin, Flying Fox, Penaikan Bendera Raksasa, Kerja Bakti, Kunjungan Sosial dan Rembuk Pemuda serta Nge-Vlog yang diikuti oleh 42 regu perwakilan okp, ormas dan paguyuban Aceh Besar serta 1 regu peserta disabilitas dari KOREK sejak 25 - 28 Oktober 2019 di kawasan wisata tepi sungai jalin.

Mawardi Ali mengajak anak muda untuk memiliki karakter yang tangguh, memiliki kapasitas intelektual dan skill kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan yang tangguh.

"Perkembangan teknologi informasi jangan membuat kita terjebak dalam radikalisme dan terorisme," ujar Mawardi Ali yang berharap hal tersebut dapat dibendung dan difilter dengan ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara.

Sebelumnya BUpati Aceh Besar turut menjajal Arung Jeram saat meninjau langsung kemah pemuda sekaligus menghadiri malam keakraban "2 Jam Bareng Bupati" untuk memberikan Anugerah Pemuda Inovasi 2019 kepada Rubama, seoarang penggagas desa wisata Nusa Kec. Lhoknga dan Zaid Bayu Isra selaku penemu ide kreatif pengolahan buah Malaka menjadi teh Amla.

 

 

Mawardi Ali menginginkan agar kemah Pemuda menjadi kegiatan rutinitas tahunan menjelang peringatan sumpah pemuda di Kabupaten Aceh Besar. "Kemah Pemuda harus menjadi kegiatan rutin pemuda setiap tahun," ungkap Mawardi saat memberikan motivasi kepada ratusan peserta kemah pemuda malam itu.

Peserta Kemah Pemuda Lia utusan dari IPERMATA mengungkapkan bahwa perkemahan pemuda Aceh Besar 2019 sangat menarik dan menantang kegiatannya. "Keren-keren kegiatannya dan membuat kami sangat antusias," ungkap Lia yang mengikuti lomba Nge-Vlog.

Sementara itu Safrizal dari kalangan disabilitas juga menyampaikan keharuannya dilibatkan dalam Kemah Pemuda. "Kami merasakan mendapat perlakuan dan hak yang sama dengan pemuda lain walau memiliki keterbatasan dan kekurangan," ujarnya.

 

Media Center Aceh Besar